Pada hari Sabtu, 19 September 2010 telah dilaksanakan acara pembukaan Pendidikan Jarak Jauh S1 Universitas Negeri Semarang (UNNES). Acara ini merupakan pembukaan perkuliahan perdana bagi program S-1 PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), S-1 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan S-1 PJKR (Pendidikan Jasmani dan Keolah Ragaan) yang sekaligus menjadi kegiatan orientasi/pengenalan pembelajaran jarak jauh.
Acara yang dihadiri oleh 300-an lebih mahasiswa baru yang berasal dari propinsi Jawa Tengah dan DIY ini dibuka oleh Hari Wibawanto, perwakilan dari Lembaga Pengembangan Profesi Pendidik (LP3) UNNES. Selain itu hadir pula Vincent P. Costa, Provincial Coordinator DBE2 Jawa Tengah, Winastwan Gora, Education Technology Officer DBE2 Jakarta, Wulandari (Communication Coordinator DBE2 Jawa Tengah), Khusnul Aflah (ICT Assistance DBE2 Jawa Tengah) selaku perwakilan dari DBE2 USAID Propinsi dan Jakarta.
Dalam sambutannya, Hari Wibawanto menjelaskan bahwa UNNES bekerja sama dengan DBE2 USAID untuk membantu penyelenggaraan kegiatan pendidikan jarak jauh yang ada saat ini. Nantinya, para mahasiswa khususnya di Jepara dapat memanfaatkan fasilitas Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) yang ada disana untuk mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh yang tengah dijalani. Beliau juga menjelaskan bahwa para mahasiswa mulai saat ini harus pandai dalam mengatur waktu, mengingat kegiatan pembelajaran jarak jauh sangat menuntut tanggung jawab pribadi dari para mahasiswa untuk belajar dan menyelesaikan semua tugas yang diberikan.
Nantinya para mahasiswa akan menerima 1 (satu) buah tugas setiap minggunya untuk setiap mata kuliah. Jadi, jika mereka mengambil 10 (sepuluh) mata kuliah pada setiap semester, maka bisa dibayangkan berapa banyak tugas yang harus diselesaikan setiap minggunya. Tugas-tugas ini tidak dapat dikerjakan semuanya pada hari libur Sabtu dan Minggu, jadi para mahasiswa harus pandai-pandai mengatur waktu untuk mengerjakan semua tugas yang ada imbuh Hari Wibawanto.
Setelah acara pembukaan, berikutnya para mahasiswa mengikuti kegiatan orientasi berupa pengenalan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIKADU) yang merupakan fasilitas administrasi online dari UNNES serta pengenalan layanan e-Learning UNNES yang bernama ILMO (Increasing Learning Motivation). Nantinya para mahasiswa akan melakukan semua kegiatan administratif dan kegiatan pembelajaran lewat dua fasilitas ini, selain tetap melakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka.